adv
Khasiat dan Manfaat Kulit Buah Naga Merah - BAGIAN dari buah naga yang biasa digunakan untuk pengobatan adalah bagian daging buahnya. Namun ternyata, 'kulit buah naga merah' juga mempunyai manfaat pengobatan. Hebatnya lagi, kulit buah naga merah bisa menghasilkan zat imun untuk penderita Human Immunodeficienty Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS).

Manfaat kulit buah naga untuk pengobatan ini ditemukan oleh tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Mereka melakukan penelitian terhadap kulit buah naga dan menemukan zat imun untuk penderita HIV/AIDS pada buah yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah.
Khasiat tersembunyi dari kulit buah naga yang biasanya dibuang begitu saja. Selama ini, hanya daging buahnya saja yang dimanfaatkan. Menurutnya mereka tertarik untuk meneliti khasiat kulit buah naga, setelah membaca jurnal tentang HIV/AIDS dan pengobatan herbal. Dari sana, mereka tertarik meneliti kulit buah naga untuk mendukung pengobatan penyakit tersebut.
Setelah melewati proses penelitian, dan menyimpulkan, ternyata kulit buah naga merah jauh lebih bermanfaat dari pada daging buahnya. Kandungan positif yang ada pada kulit buah naga merah lebih banyak dibandingkan daging buahnya. Kulit buah naga merah mengandung efek anti oksidan, anti bakteri, anti virus, dan anti mikroba yang cukup tinggi.
Penderita HIV/AIDS membutuhkan zat-zat itu untuk meningkatkan sistem imunnya, Untuk digunakan sebagai obat, kulit buah naga sulit dikonsumsi secara langsung. Untuk memudahkan mengonsumsinya, dengan mengolah kulit buah naga menjadi teh. Cara ini tetap memungkinkan penderita HIV/AIDS untuk mengonsumsi sari kulit buah naga.
Dipilihnya produk berbentuk teh karena masyarakat Indonesia gemar minum teh, sehingga kulit buah naga yang dikeringkan dan kemudian dibuat menjadi teh, dipastikan akan banyak yang suka. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa jika teh kulit buah naga merah dikonsumsi secara teratur, bisa meningkatkan sistem imun pada penderita HIV/AIDS. Seperti diketahui, virus HIV/AIDS menyerah kekebalan tubuh penderitanya, sehingga sistem imunnya semakin lemah.
Dengan terapi teh kulit buah naga, maka sistem imunnya dapat ditingkatkan. Teh kulit buah naga ini bisa menghambat aktivitas bakteri, virus, dan kuman yang ada dalam tubuh penderita HIV/AIDS.
Terapi teh kulit buah naga bisa menjadi pelengkap pengobatan pengobatan Antiretroviral atau ARV, namun masih membutuhkan penelitian lebih jauh terkait hal itu. Ini juga terkait scientifikasi teh itu sendiri ke depannya.
adv